Melainkan dengan menjadikan Nama Allah adalah nafas keluarga dan keinginan untuk mendapatkan keturunan yang beriman kepada Allah.
البيوت لا تُبنى بجمال الزوجة
ولا بمال الزوج
البيوت تُبنى بأم هدفها بيت يذكر فيه اسم الله
وأب هدفه ذرية توحد الله
:
Sebuah keluarga tidak di bangun oleh kecantikan seorang istri dan tidak pula oleh harta suami.
Melainkan karena adanya keinginan seorang istri untuk bagaimana menjadikan Nama Allah yang selalu di sebut dalam keluarganya.
Dan karena adanya maksud seorang suami bagaimana menciptakan generasi keturunan yang beriman kepada All
Sangpengembara Mengacu pada ayat al-Qur'an dan hadis, dalam Islam, di antara tujuan pernikahan adalah membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: وَمِنْ آَيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar Rum:21)
Tentunya seseorang yang beriman kepada Allah untuk menyempurnakan keimanannya dia haruslah berkeluarga, karena dengan beristrilah akan di dapati ketenangan dan kasih sayang yang dengan itu akan semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah.
Komentar
Posting Komentar